DON'T JUDGE A BOOK BY ITS COVER
artinya kurang lebih yaitu jangan lihat buku dari sampulnya. ya itu pengertian menurut perkata. secara "gamblang" kita dapat mengartikannya : jangan menilai segala sesuatu dari tampilan luar. yap, bisa dimengerti bahwa ga perlu kita memberikan penilaian terhadap hal yang ada di dunia dari sudut pandang mata saja. idiom inggris ini dapat berlaku di segala aspek. contoh yang gampang yakni di lingkungan sekitar saja, berhubung saya adalah mahasiswi, saya akan memberikan contoh mengenai pergaulan para remaja jaman sekarang seperti apa terutama di Jakarta. anak yang berbehel, bawa mobil, dan hpnya bb atau iphone pasti dinilai tajir dan gaol. kenapa sih penilaian orang-orang seperti itu? ga kok, itu salah. seseorang saat ingin berekspresi sesuai dengan apa yang diinginkannya. make behel? ya karena giginya bermasalah, misalkan kurang rapi, rada maju (tonggos hehehehe), bawa mobil ke kampus? dikasi ortu, daripada mubazir udah dibeliin ga dipake ya mau ga mau dipakelah, make bb atau iphone? bisa jadi ortu yg beliin tanpa diminta atau memang karena keinginan orang tersebut yang merasa membutuhkan hp seperti itu. seperti saya sendiri, saya berasal dari keluarga yang biasa kok, ayah saya pensiun dan ibu saya seorang guru. rumah jg dikampung, jalanannya masih tanah, kalo ujan bakalan becek hahahha. mobil? i don't have. orang belum tentu hidupnya dipenuhi dengan berbagai lifestyle yang sedang "in", terkadang mereka mengikuti lifestyle karena adanya tuntutan yang dipenuhi atau ketidaksengajaan yang membawa berkah dalam kehidupannya. so guys, don't judge a book by its cover ya. itu bukan hal yang baik dalam menilai seseorang, toh banyak orang yang menurut kita kalangan bawah ternyata punya mobil segudang dan investasi dimana-mana :)

jangan dari cover, tapi dari judul, hahaha
BalasHapus