Jumat, 06 Mei 2011

Adat istiadat





Setiap lingkungan yang ada di Indonesia, masyarakatnya mempunyai adat istiadat. Ada yang mencakup besar dan ada yang kecil, semuanya tergantung dari jumlah masyarakat yang mengikuti. Adat istiadat sendiri terbentuk dari adanya kebiasaan atau pola hidup sehari-hari yang terjadi di lingkungan masyarakat tersebut. Sehingga, bila ada seseorang yang tergabung dalam lingkungan itu dan dia melakukan penyimpangan dari adat istiadat, dia akan diberi sanksi.
Bila dilihat dari ajaran islam, hal-hal yang ada disuatu adat istiadat itu belum tentu benar. Karena adat istiadat itu terbentuk dari kebiasaan masyarakat, sehingga dinilainya dari perilaku masyarakat sekitar (nenek moyang) bukan dari ajaran islam. Dengan begitu, perilaku yang dijadikan patokan oleh para nenek moyang tidak semuanya sesuai dengan kaidah islam. Banyak sekali adat istiadat yang menyimpang dari ajaran islam, tetapi mereka tetap saja menjalankan adat istiadat tersebut sehingga bisa mendapatkan dosa dari Allah SWT.
Untuk mengubahnya pun sulit, karena hal-hal seperti itu sudah sangat mengakar dimasyarakat. Walaupun sudah melakukan musyawarah oleh para tokoh-tokoh setempat, sudah melakukan berbagai studi ke berbagai tempat, tetapi tetap saja sulit bila masyarakatnya tidak mempercayainya. Mengapa demikian? Karena masyarakatlah yang menjalankan adat istiadat bukan hanya para tokoh masyarakat. Dengan begitu, adat istiadat tidak akan berjalan tanpa adanya masyarakat. Seandainya saja adat istiadat terbentuk dari kebiasaan masyarakat (nenek moyang) yang sudah mengenal islam, Insyaallah adat istiadat yang ada sekarang ini sudah pasti benar atau boleh dilakukan oleh masyarakat. Dengan begitu, kita tidak perlu lagi takut tidak menjalankan adat tersebut karena takut diberikan sanksi atau tidak perlu lagi takut untuk menjalankannya bila adat tersebut benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar